lBC, Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan memberikan bantuan untuk warga terdampak gempa yang berpusat di Sumur Kabupaten Pandeglang pada Jumat, 2 Agustus 2019. Bantuan tersebut berasal dari dana tak terduga (DTT).
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, untuk membantu korban gempa, Kabupaten Serang memiliki dana TT. Kemudian ada juga dana bansos yang tidak terencana.
"Itu sedang direkap oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ada beberapa rumah yang rusak sebagian atau ada juga yang semua. Kita akan selesaikan," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di pendopo Bupati Serang pada Selasa, 6 Agustus 2019.
Tatu menjelaskan, sebelumnya Pemkab juga sudah selesai membantu rumah dan warung warga yang terdampak tsunami pada Desember 2018. Oleh karena itu, untuk korban gempa pun akan secepatnya direkap. "Karena koordinasi BPBD dengan dandim, dinsos sudah jalan," katanya.
Ia mengatakan, untuk nilai bantuan yang akan diberikan, Tatu mengaku belum bisa menyebutkan. Namun yang pasti akan diberi sesuai dengan kebutuhan. "Mudah -mudahan cukup karena kalau dari data masuk tidak begitu banyak yang rusaknya. Mudah-mudahan kita bisa selesaikan semua seperti kejadian tsunami Alhamdulillah bisa selesai semua," ucapnya.
Senada dikatakan Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusumah. Kata dia, untuk korban terdampak gempa khususnya di Kabupaten Serang tidak parah. Pihaknya saat ini pun tengah menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan.
“Di Kabupaten Serang terdampka gempa kemarin bangunan tidak banyak yang rusak, hanya 21 bangunan saja. 14 diantaranya rusak berat sedangkan 7 hanya rusak ringan,”ujarnya singkat saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya.[Ars]