IBC, Serang – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Serang ogah mengucurkan dana hibah untuk DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Serang. Sebab, organisasi tersebut masih adanya dualisme.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Disporapar Kota Serang Bakreni. Kata dia agar dana tersebut turun, KNPI harus bersatu.
"Hanya satu doang di KONI (hibah yang dicairkan). Ada dua kepemimpinan, KNPI mana yang harus dicover,” kata dia kepada wartawan pada Sabtu, 30 Juni 2018.
Bakraeni mengatakan, hal tersebut sesuai dengan instruksi kepala dinas yang memberikan kebijakan untuk mendapat dana hibah, KNPI Kota Serang harus bersatu. Sambungnya, kebijakan tersebut berlaku sejak 2017.
"Tahun 2017 dijadikan silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) saja, tahun 2018 nggak ada yang mengajukan, jumlah hibah Rp125 juta untuk tahun 2017, dua-duanya KNPI mengajukan. Kerena saya disarankan oleh kepala dinas untuk bersatu cuma gak mau bersatu sehingga tidak dicairkan," ucapnya.
Untuk anggaran hibah KNPI, kata dia, sebetulnya tersedia jika ada yang mengajukan. Kata dia, seharusnya dana hibah pertama sudah cair pada semester pertama, namun hal tersebut terkendala adanya dualisme.