IBC, Serang-Pengamat Politik Untirta, Anis Fuad, menilai pertarungan akan menarik jika perhelatan Pilkada Kota Serang diikuti oleh dua pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. (Head To Head). Apalagi, kata dia, kedua pasangan tersebut adalah Vera Nurlaela Jaman dan Nuraini.
Namun, poros koalisi di Pilkada Kota Serang, ujar dia, diprediksi akan diikuti oleh 3 sampai dengan 5. Kecuali ada sejumlah Bakal Calon kuat yang rela mengalah untuk menjadi Wakil Wali Kota, maka perhelatan di Pilkada Kota Serang hanya akan ada dua pasangan.
"3 hingga 5 ya. Serunya ya sih 2, head to head Vera dan Nuraeni. Tapi itu akan terjadi jika Ranta mau mengalah menjadi wakil salah satunya," kata Anis Fuad kepada IBC, Selasa 26 September 2017.
Agar Vera Nurlaila Jaman dan Nuraini ingin memenangkan perhelatan lima tahunan tersebut. Maka, keduanya harus tepat dalam menentukan calon Wakilnya. Menurutnya, jika Vera dan Nuraini fiks maju sebagai kandidat maka wakil yang pertama harus dipertimbangkan adalah berjenis kelamin laki laki. Sebab, keduanya adalah perempuan.
Kemudian, ujar dia, kriteria yang harus diperdalam untuk merebut suara masyarakat Kota Madani itu adalah mencari sosok yang memiliki latar belakang birokrat. Itu karena kedua kandidat memiliki baground yang sama yakni pokitisi dan pengusaha. Berbeda jika Ranta soeharta, maju. Ia menilai, sosok Ranta Soeharta harus mencari pasangan yang memiliki background politisi atau pengusaha.
"Untuk Bacalon perempuan, wakil yang tepat pastinya laki-laki, walaupun di survey kami yang lalu, nama Wahyu Papat punya peluang. Untuk Nuraeni, wakilnya latar belakang Birokrat paling tepat karena beliau politisi sekaligus pengusaha. Harus ada yang melengkapi. Sedangkan untuk bu Vera bisa juga berlatar belakang birokrat, karena yang akan mendrive para ASN ya birokrat yang berpengalaman, berkaca pada suaminya yang juga di dampingi mantan Sekda, Sulhi Choir. Ranta dapat didampingi siapa saja, karena beliau birokrat dan berpengalaman. Pengusaha atau politisi cocok untuk mendampingi beliau," tuturnya.
Menanggapi ada dua Bakal Calon yang berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Syafrudin dan Lukman Hakim. Kata dia, keduanya memiliki kecocokan mendampingi Vera Nurlaela Jaman. Namun, keduanya harus dipastikan memiliki visi dan misi yang sama.
"Keduanya cocok. Mereka punya pengalaman. Ya pastikan visi misinya ada kesamaan atau tidak? sewaktu mereka bekerja sama dengan suaminya Vera di Kota Serang satu visi atau tidak?," ucapnya.
Sebelumnya, arah koalisi partai politik di Kota Serang mulai bermunculan, untuk memenangkan masing masing jagoannya di Pilkada Kota Serang 2018. Koalisi pertama yang mengklaim telah resmi jalan bareng adalah PKS, DPW NasDem Banten dan DPD Hanura Banten dengan mengusung Ranta Soeharta sebagai Calon Wali Kota. Poros kedua, Golkar, PKB dan PKPI dengan mengusung Vera Nurlaela Jaman sebagai Calon Wali Kota. Poros ketiga ‘Koalisi Perubahan’ bentukan PDI P, yakni DPC PDIP Kota Serang, DPD NasDem Kota Serang, DPC Hanura Kota Serang, dan DPW PPP.
Sementara partai lain seperti Demokrat dan PAN belum memberikan banyak pernyataan terkait arah koalisi di Pilkada tahun ini. Namun, semua arah koalisi diprediksi masih banyak perubahan, hal itu karena belum ada keputusan bulat yang diambil oleh semua Dewan Pengurus Pusat (DPP) masing masing partai termasuk nama yang diusulkan belum berpasangan.