Sabtu, 18 April 2026

Sebelum dan Selama Ops Simpatik 2017, Lakalantas Telan 16 Korban Jiwa

Selasa, 21 Mar 2017 | 16:32 WIB - Serang Peristiwa

lB, Serang— Kegiatan Operasi Simpatik 2017 yang dilaksanakan secara nasional selama 21 hari, dari tanggal 1 hingga 21 Maret 2017 telah berakhir. Satuan Lalu Lintas Polres Serang mencatat, jumlah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sebelum dan pasca operasi menelan sebanyak 16 korban jiwa.

Kepala Satuan Lalulintas, AKP Lucky Permana Putra, S.Ik menyebutkan, bahwa terkait angka kecelakaan sepanjang Operasi Simpatik telah terjadi 23 peristiwa kecelakaan lalulintas dengan korban jiwa sebanyak 3 orang, 4 luka berat dan 34 luka ringan dengan kerugian materil mencapai Rp17.500.000.

Kasat menambahkan, angka lakalantas ini jauh menurun dibanding 21 hari sebelum digelarnya Operasi Simpatik. "21 hari sebelum Operasi Simpatik Kalimaya 2017 digelar, peristiwa kecelakaan lalu lintas mencapai angka 48 kejadian, dengan korban meninggal dunia sebanyak 13 orang, luka berat 8 dan luka ringan 58 orang. Sedangkan materi sebesar Rp28.300.000," ungkap Kasat saat diteumi di Mapolres Serang pada Selasa, 21 Maret 2017.

Sedangkan dalam melakukan penindakan selama operasi kalimaya tercatat sebanyak 1078 surat tilang dan sebanyak 1970 surat teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Serang.

"Angka ini jauh menurun dibanding operasi yang sama pada 2016 lalu, yaitu sebanyak 2.201 surat tilang dan 3.430 teguran,"terangnya.

Dikatakan Lucky, menurunnya angka pelanggaran saat ini lebih disebabkan karena sebagian wilayah hukum Polres Serang masuk wilayah hukum Polres Serang Kota. "12 Kecamatan yang semula berada di wilayah Polres Serang kini sudah berada pada wilayah hukum Polres Serang Kota," kata Kasat.

Ditambahkan, sepanjang operasi digelar sepeda motor masih mendominasi jumlah kendaraan yang terlibat pelanggaran lalu lintas. Kemudian diikuti mobil penumpang umum, dan selanjutnya kendaraan pribadi. "Selama berlangsung operasi, pengendara sepeda motor lebih mendominasi melakukan pelanggaran lalu lintas," tambahnya.

Ia menyampaikan, dalam Operasi Simpatik, tidak hanya melakukan peneguran dan penindakan, pihaknya juga melakukan kegiatan prematif seperti penyuluhan baik di sekolah, buruh pabrik, instansi pemerintah serta pemasangan spanduk dan pembagian sticker. "Operasi Simpatik lebih mengedepankan persuasif, tindakan teguran dan edukasi," pungkasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sebelum dan Selama Ops Simpatik 2017, Lakalantas Telan 16 Korban Jiwa

INILAH SERANG

1736 dibaca
Bupati Serang Menangis Saat Memeluk Anak Yatim
1248 dibaca
Ilir 7, Maisaka, dan Tiga Srigala Ikut Kampanyekan Anyer

HUKUM & KRIMINAL

1989 dibaca
Nyamar Pesan Pelacur, Polisi Amankan Mucikari
1211 dibaca
Polres Serang Berhasil Tangkap Pengedar Sabu Lintas Provinsi

POLITIK

1388 dibaca
Yakin Aspirasi Direalisasi, Warga Padarincang Siap Menangkan Tatu-Pandji
895 dibaca
Andika Disambut Baik Jadi Bakal Calon Bupati Serang

PENDIDIKAN

622 dibaca
Tambah Program Beasiswa, Bupati Serang Teken Kerjasama dengan ITB
Top