IB, Serang-- Puluhan massa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS) melakukan aksi unjukrasa didepan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Serang pada Rabu, 1 Februari 2017. Dalam aksinya, mereka menuding DPU melakukan kongkalikong dengan dua rekanan perusahaan pemenang tender perbaikan jalan.
Koordinator lapangan aksi, Gustian Irwansyah menyebutkan ada dua perusahaan yang mendapatkan tender dari Dinas PU Kota Serang untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Dua perusahaan tersebut adalah yaitu PT. Cahaya Kusuma dan PT. Kharisma, diduga tidak memenuhi syarat sebagai pemenang, tetapi diloloskan dalam tender. Perusahaan yang memenangkan tender tersebut, hingga saat ini belum melakukan upaya perbaikan jalan.
"Kalau secara prosedur kan pengajuan tender itu melalui panitia lelang, harusnya perusahaan yang belum memenuhi syarat itu tidak dimenangkan, ini malah panitia lelang meloloskan kedua perusahaan, padahal tidak memenuhi syarat. Terlihat sekali ada kepentinganya," ujar Gustian dalam orasinya. Seraya mengatakan, kedua perusahaan tersebut mendapatkan tender perbaikan Jalan Priyai dan Terumbu, dan Jalan Trondol.
Sementara itu Ketua umum PP-Hamas, Kosasih Al-Maliki menyebutkan bahwa kondisi jalan raya di wilayah Kota Serang sangat memprihatinkan. Sebab, masih banyak jalan yang berlubang cukup dalam.
"Kalo dibiarin malah tambah parah nantinya, itu menghambat proses pembangunan di wilayah kota Serang," ujar Kosasih.
Dalam aksinya, puluhan mahasiswa tersebut berharap agar dinas PU Kota Serang segera melakukan evaluasi. Sehingga tidak lagi terjadi hal-hal yang memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya.