lBC, Serang - Dinas Sosial Kabupaten Serang pada Tahun 2023 ini telah melakukan beberapa langkah dalam rangka persiapan penanganan korban bencana dan pelaksanaan penanganan korban bencana. Untuk mempersiapkan penanganan korban bencana Dinsos Kabupaten Serang telah melaksanakan berbagai kegiatan.
Adapun berbagai kegiatan tersebut meliputi, pengadaan logistik bencana berupa bahan sandang dan bahan pangan, melaksanakan kegiatan pelatihan kampung siaga bencana dan rapat koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang merupakan salah satu Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang menangani korban bencana di lapangan .

Selama tahun 2023 juga, Dinas Sosial Kabupaten Serang telah melakukan penanganan korban bencana berupa pemberian bantuan bahan pangan dan sandang kepada para korban bencana yang tersebar di Kabupaten Serang sebagai berikut
Adapun rekapitulasi penanganan korban bencana Tahun 2023 meliputi, Kecamatan Anyer jumlah bencana 2 kepala keluarga (KK) 2 anggota rumah tangga (ART) 5 orang, Bandung jumlah bencana 3 KK 3 dan ART 10 orang, Baros jumlah bencana 2 kepala keluarga (KK) 4 dan anggota rumah tangga (ART) 12, Binuang jumlah bencana 2 kepala keluarga (KK) 2 dan anggota rumah tangga (ART) 4, Bojonegara jumlah bencana 2 kepala keluarga (KK) 8 dan anggota rumah tangga (ART) 25 orang.
Kemudian Kecamatan Carenang jumlah bencana 14 KK 19 dan anggota rumah tangga (ART) 67 orang, Cikande jumlah bencana 6 KK 23 dan ART 42 orang, Cikeusal jumlah bencana 8 KK 18 dan ART 55 orang, Cinangka jumlah bencana 10 KK 20 dan ART 51 orang, Ciomas jumlah bencana 3 KK 3 dan ART 3 orang, dan Kecamatan Ciruas jumlah bencana 1 KK 4 dan ART 9 orang.
Selanjutnya Kecamatan Gunungsari jumlah bencana 7 KK 15 dan ART 38 orang, Jawilan jumlah bencana 3 KK 546 dan ART 556 orang, Kibin jumlah bencana 1 KK 1 dan ART 0, Kopo jumlah bencana 7 KK 155 dan ART 263 orang, Kragilan jumlah bencana 1 KK 1 dan ART 3 orang, Mancak jumlah bencana 4 KK 13 dan ART 50 orang, dan Kecamatan Pabuaran jumlah bencana 3 KK 3 dan ART 10 orang.
Kecamatan Padarincang jumlah bencana 3 kepala keluarga (KK) 4 dan anggota rumah tangga (ART) 9 orang, Pamarayan jumlah bencana 6 KK 7 dan ART 20 orang, Petir jumlah bencana 10 KK 25 dan ART 84 orang, Pontang jumlah bencana 2 KK 11 dan ART 27 orang, Tirtayasa jumlah bencana 1 KK 33 dan ART 33 orang, dan Kecamatan Waringinkurung jumlah bencana 2 KK 2 dan ART 6 orang.[Advetorial]