Sabtu, 18 April 2026

Tim Gabungan Hentikan Pencarian Jasad Endang Korban Tenggelam

Sabtu, 27 Feb 2021 | 23:16 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Pencarian korban tenggelam di Sungai Ciujung Endang Rukmana, 28, warga Kampung Panyabrangan, Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang yang hilang ditelan arus Sungai Ciujung dihentikan sementara.

"Setelah diadakan apel konsolidasi diputuskan untuk menghetikan sementara pencarian korban yang tenggelam dikarenakan arus Sungai Ciujung pada saat ini dalam kondisi arus deras," ungkap Kapolsek Cikeusal AKP Agus Buchori Jafar saat menghubungi wartawan pada Sabtu, 27 Februari 2021.

Kapolsek menjelaskan pencarian oleh tim gabungan Basarnas, Tagana dan BPBD Kabupaten Serang serta personil Polsek Cikeusal dan Pamarayan akan dilanjutkan besok (Minggu, 28/2/2021). Menurut Kapolsek, pencarian akan dilakukan disekitar lokasi tenggelam, sedangkan beberapa tim lainnya bergerak menyusuri ke arah hilir sungai.

"Sesuai hasil konsolidasi, proses pencarian akan dilanjutkan esok hari mulai pukul 08.00 WIB. Pencarian akan dilakukan disekitar lokasi tenggelam serta menyusuri ke arah hilir sungai menggunakan perahu karet," terang Agus Buchori Jafar.

Seperti diberitakan, Endang Rukmana, 28, warga Kampung Panyabrangan, Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang hilang ditelan arus Sungai Ciujung setelah perahu eretan yang ditumpanginya bersama Yayu Wahyudin, 47, nyaris terbalik dihantam arus deraa saat memperbaiki kawat sling yang biasa digunakan menarik perahu eretan yang melintasi Sungai Ciujung.

Korban Endang hingga saat ini masih dalam pencarian tim gabungan Polsek dan Koramil Cikeusal serta petugas BPBD Kabupaten Serang dengan menyisiri Sungai Ciujung yang kondisinya airnya cukup deras. Sementara Yayu Wahyudin yang mengalami luka-luka sobek pada kaki kanan dilarikan petugas ke RS Hermina Ciruas.

Pada saat itu korban ikut membantu 3 warga lainnya yang sedang memperbaiki kawat sling yang biasa digunakan menarik perahu eretan untuk mengangkut warga menyebetangi Sungai Ciujung.

Saat berada di tengah sungai, perahu yang ditumpangi korban diterjang arus kuat mengakibatkan perahu yang ditumpaki korban miring nyaris terbalik. Karena korban merasa bisa berenang, dalam keadaan panik loncat ke sungai dengan harapan mampu menyelamatkan diri ke tepi sungai.

Karena kuatnya arus, bukannya ke tepi tubuh korban malah terseret arus dan hilang ditelan arus sungai dan sampai saat ini belum ditemukan.[Haji Imat/Ars]

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tim Gabungan Hentikan Pencarian Jasad Endang Korban Tenggelam

INILAH SERANG

816 dibaca
Ajak Tumbuhkan UMKM, Wagub Andika Usul Pembentukan Koperasi Alumni Sekolah
2810 dibaca
Pria Bugil Tertabrak Kereta Ternyata Bernama Ahmad Polos

HUKUM & KRIMINAL

1245 dibaca
Ditusuk Sebilah Pisau, Diduga Anggota LSM Bersimbah Darah
1525 dibaca
Unit Reskrim Polsek Curug Tembak Gembong Curanmor

POLITIK

2521 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
1040 dibaca
PAN Bergerak Masif Menangkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang

PENDIDIKAN

287 dibaca
Harbukfest 2024 di Untirta, Andika Hazrumy Bedah Buku Karyanya ‘Yang Muda Yang...
Top