Sabtu, 18 April 2026

Pendidikan Gizi di Sekolah Berawal dari Guru

(Foto: Inilahcom/Mia Kartikawati)
Kamis, 15 Mar 2018 | 21:09 WIB - Gaya Hidup

lBC, Jakarta - Guru menjadi salah satu tonggak dalam pendidikan gizi seimbang di sekolah.

Menurut Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK FKM UI), Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD, saat ditemui di acara Frisian Flag, Gerakan Nusantara, Jakarta, Kamis 15 Maret 2018, pendidikan gizi di sekolah dasar itu memang perlu melibatkan guru sebagai pemain, aktor, dan tokoh di sekolah.

"Ini mampu membentuk sistem gizi seimbang. Satu faktor lagi yang mempengaruhi faktor gizi seimbang yaitu orangtua," papar Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD.

Pada 2017, Frisian Flag Indonesia melaksanakan program Gerakan Nusantara sebagai upaya meningkatkan perilaku gizi positif dan mendorong aktivitas gerak luar ruang pada anak - anak. Gerakan ini didukung oleh ajakan menerapkan Drink.Move.BeStrong, yang menekankan pentingnya perilaku gizi yang positif dengan minum susu rutin serta bergerak aktif pada naak - anak untuk membentuk generasi kuat dan sehat.

Penyelenggaraan program Gerakan Nusantara tahun lalu disempurnakan dengan menambahkan kegiatan Training of Trainers (TOT) untuk para guru dan telah melatih 2.134 guru di 740 sekolah di delapan provinsi.

"Inilah sebuah sistem antara komponen yang saling mendukung antara orangtua, guru, murid, dan pemerintah. Melalui Gerakan Nusantara akan membuat sebuah sistem gizi seimbang di sekolah. Informasi tentang gizi ini sangat kurang di sekolah. Sekarang, dengan melibatkan guru - guru di sekolah, jadi semakin memahami tentang gizi seimbang," tambahnya.

Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, menjelaskan ada hal yang menarik dalam kegiatan Gerakan Nusantara tersebut adanya antusiasme guru dan siswa untuk menggali ide tentang aktivitas apa yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah.

"Salah satunya ialah aktivitas membawa bekal gizi seimbang setiap Kamis yang dilakukan oleh SD Negeri 016, Ciracas Jakarta Timur," ujar Andrew F. Saputra.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Pendidikan Gizi di Sekolah Berawal dari Guru

INILAH SERANG

9645 dibaca
Banyak Penolakan, KH Ma’ruf Amin Batal ke UIN Banten
4344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok

HUKUM & KRIMINAL

1772 dibaca
Polres Lebak Amankan Ribuan Sepeda Motor
1971 dibaca
Panwaslu Limpahkan Kasus Dugaan Politik Uang ke Polres Serang Kota

POLITIK

2430 dibaca
Teguh Terpilih Jadi Ketua Rayon (PR) FKIP PMII STKIP Ikhlas Banten
420 dibaca
Andika Bahas Kemiskinan hingga Pengangguran Bareng Eks Koalisi Serang Bedas

PENDIDIKAN

1484 dibaca
Wagub Banten Minta 4 Ribu Maba Untirta Tak Jadi Mahasiswa Abadi, Ini Alasannya
Top