lB, Tangerang - Masyarakat Kecamatan Karang Tengah mengeluhkan pembangunan perumahan mewah yang menyebabkan banjir di wilayah mereka. Sebelumnya, wilayah Kecamatan Karang Tengah tepatnya di Kampung Bulak Santri RT.002/05 ini tidak pernah mengalami banjir.
Pembangunan perumahan mewah Puri 11 di wilayah Kecamatan Karang Tengah Kelurahan Pondok Pucung ini seharusnya dapat dirasakan kebaikannya untuk masyarakat sekitar. Tetapi, di wilayah ini masyarakat merasakan hal sebaliknya. Pasalnya, perumahan mewah dengan tembok tinggi yang ada di wilayah ini tidak memiliki drainase maupun resapan air yang baik sehingga setiap kali hujan mengguyur Kota Tangerang wilayah ini selalu direndam banjir.
Andri salah satunya, warga yang singgah di RT.002/05 Kelurahan Pondok Pucung ini menyayangkan banjir yang merendam wilayahnya. Menurutnya banjir terjadi saat pengembang mulai membangun perumahan mewah di kawasan ini.
"Dari saya lahir hingga sebelum ada bangunan perumahan itu di wilayah ini tempat saya tidak pernah merasakan banjir. Tapi saat tembok itu berdiri wilayah kami jadi banjir setiap kali hujan turun," tuturnya.
Menurut Andri, pengembangan di suatu wilayah seharusnya dapat membuat dampak positif bagi warga sekitar. Dirinya mengaku sejak dimulainya pembangunan di wilayah ini masyarakat mulai merasa resah dan terbelakang kan.
"Dulu waktu pertama kali di urug saja banyak masalah yang timbul akibat mobil tanah melintas. Nah sekarang saya bertanya, mana janji mereka yang mau membuat resapan air yang baik di wilayah ini ?. Kalau banjir seperti ini terus yang ada wabah penyakit bisa mengancam kami," tuturnya.
Dengan demikian dirinya berharap Pemerintah Kota dan Pemerintah Daerah harus segera mengambil tindakan dan juga menegur pengembang Puri 11 tersebut.
"Kalau tidak di tegur yang ada nanti saat perumahan itu jadi banjir di tempat ini makin kacau. Kami cuma mau hidup tenang dan nyaman di tempat kami lahir, tolong beri kami kenyamanan seperti dulu sebelum bangunan ini ada toh kami juga tidak pernah mengusik pembangunan itu," tutup Andri.
Pantauan di lokasi, akses jalan yang kerab dilewati pengendara roda dua dan roda empat yang keluar dari pintu Tol Karang Tengah itu menjadi lumpuh dan tidak bisa dilewati, hasilnya kemacetan panjang terjadi di wilayah ini. Tidak hanya itu, ada beberapa rumah yang dimsuki oleh genangan air hingga sedengkul orang dewasa