lBC, Serang - Tindakan kepedulian Ketua Karang Taruna (KT) Kabupaten Serang, Bahrul Ulum terhadap masyarakat patut dijadikan contoh. Terlebih, kepada warganya yang menderita orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Awalnya, sebelum membangun saung untuk ODGJ dan meninjau Bahrul Ulum yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Serang ini mendapatkan informasi dari Bendahara KT Kabupaten Serang, Ene Sa’diyah. Kemudian melaporkan ke Pusat Kesehatan masyarakat (Puskesmas) Baros, dan petugas puskesmas langsung meninjau ODGJ tepatnya di Desa Sindang Mandi, Kecamatan Baros.
“Pada tanggal 13 Juli saya mendapatkan informasi dari ketua rukun tetangga (RT) di Desa Sindang Mandi ada warga ODGJ yang di pasung, dan langsung di koordinasikan dengan petugas Puskesmas Baros,”ujar Sa’diyah saat berbincang dengan lnilahBanten di Kota Serang pada Jum’at, 28 Agustus 2020.
Kemudian pada tanggal 14 Juli, dirinya bersama dokter jiwa dan relawan jiwa Puskesmas Baros langsung meninjau lokasi untuk survei keberadaan ODGJ tersebut. Melihat kondisi saung yang ditempati ODGJ, Sa’diyah merasa terenyuh.
“Melihat saungnya tidak tahan langsung koordinasi dengan Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang Pak Bahrul Ulum, dan menyarankan agar dibangun,”ungkapnya.
Setelah selesai dibangun, kemarin dirinya bersama Ketua KT yang juga Ketua DPRD Kabupaten Serang meninjau lokasi ODGJ tersebut. Sa’diyah mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh ODGJ tersebut beberapa pekan terakhir mengalami depresi, dan baru pindah dari Kecamatan Ciomas ke Kecamatan Baros.
“Dalam upaya pembebasan pasung di Kabupaten Serang maka dengan cepat tanggap kami berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat, agar dapat segera memberikan pelayanan kesehatan bagi ODGJ tersebut tak lagi dipasung serta sembuh seperti sediakala lagi,”harap Diyah.
Diyah panggilan akrabnya, kemarin pihaknya mendapatkan informasi Kembali jika ODGJ tersebut meski ditempatkan di saung namun tidak lagi di pasung oleh kedua orangtuanya.
“Semoga orang tua dan keluarganya diberikan kesabaran dalam mengurusnya dengan keterbatasan ekonomi mereka. Aamiin.”tutup Diyah.[Ars]