IBC, Cilegon - PT. ASDP Indonesia Fery Pelabuhan Merak, Kota Cilegon memprediksi puncak tertinggi masuk pada H-6 yang mengalami lonjakan penumpang mengalami peningkatan. Mengingat, pada tahun 2017 untuk penumpang tercatat 700 ribuan pemudik yang pejalan kaki maupun kendaraan.
"Namun jika kita tambahkan Kendaraan diatas kendaran roda empat satu kendaraan roda empat kita ambil rata-rata 4 orang, dan kendaraan roda dua orang,"kata Manajer Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Merak, Cilegon, Fahmi Alweni saat ditemui di Pelabuhan Merak pada Minggu, 10 Juni 2018.
Ia menjelaskan, dalam data yang diperoleh pihaknya pada tahun 2017 kurang lebih 1.400.000 jiwa yang menyebrang dari Pulau Jawa ke Sumatra. Tahun ini kurang lebih baru 26 persen yang tercatat menyebrang ke Sumatra.
"Untuk kendaraan pribadi 28 persen, sehingga mengalami peningkatan mudah-mudahan dalam beberapa terakhir ini bisa memperoleh data yang lebih akurat," paparnya.
Dikatakan Fahmi, Puncak pertama tertinggi jatuh pada H-3, kemudian puncak ke 2 jatuh H-6. Ini terbukti bahwa semalam data yang yang diperoleh sebanyak 13.800 pemudik, sehingga kami bisa yakin puncak tertinggi jatuh pada malam tadi.
"Bahkan saya sudah menyampaikan bahwa malam ini ada kepadatan tetapi low, namun padat mengalir, nanti data produksinya akan lebih rendah dari h-7," katanya.
Ia menuturkan, puncak tertinggi terjadi lagi nanti pada h-4 dan h-3 tetapi setelah data yang kita peroleh di H-5 pihaknya masih meragukan bahwa puncak ini belum bisa memprediksi. Karena dengan kebijakan pemerintah menetapkan libur panjang sehingga tershare seluruh muatan.
"Pada tahun 2017 perilaku akan berbeda hari puncak itu bersamaan penumpang roda dua dan empat dalam satu hari secara bersamaan," jelasnya.
Diterangkan Fahmi, tahun ini akan berbeda yang diharapkan semalam, untuk kendaran roda dua masuk dalam kategori puncak tertinggi urutan kedua tetapi tidak. Tadi malam hanya tercatat mendekati 9 ribu untuk pengendara roda dua, jadi pihaknya memprediksikan h-3 merupakan kendaraan roda akan puncak tertinggi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat (pemudik-red) agar menyebrang pada siang hari agar tidak mengalami antrian panjang. Memang imbauan-imbauan juga ini kami merasa sangat terasa banyak kendaraan kurang lebih 3000 kendaraan pribadi dari pagi sampe sore sudah menyebrang," ucapnya.
"Sehingga aliran semalam kendaraan hanya tersendat sedikit kurang lebih satu jam di cekat diatas kemudian masuk ke dalam, jam 6 pagi semua kendaraan pribadi sudah berada di dalam kantong-kantong parkir dan berada dalam area pelabuhan merak," tutupnya Fahmi.