lBC, Serang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andika Hazrumy menghadiri dialog antar agama. Ia menilai, melalui dialog ini agar bisa saling menjaga kerukunan antar umat beragama, yang selama ini sudah terjaga di Provinsi Banten. Juga, ajang saling tukar pikiran (sharing) untuk saling menjaga kebersamaan.
"Ini adalah salah satu momentum untuk bisa saling memerkuat komunikasi, konsolidasi dan koordinasi yang diwadahi FKUB Provinsi Banten ini," kata Andika kepada wartawan usai kegiatan Dialog antar umat beragama tentang pendirian rumah beribadat yang di inisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten, di salah satu hotel di Kota Serang pada Selasa, 30 Oktober 2018.
Menurut Andika, sejauh ini Provinsi Banten memiliki sejarah yang kuat, dimana mayoritas penduduknya umat muslim. Jadi dari segi kerukunan dan toleransi antar umat beragama ini sangat luar biasa.
"Ini bisa kita contoh pada abad ke - 16 dalam kapasitas Kesultanan Banten, yang pada saat itu masjid agung Banten berdampingan dengan gedung Vihara. Jadi, kita telah memiliki sejarah yang panjang dari para leluhur kita ini memiliki sikap kerukunan dan toleransi antar umat sangat tinggi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Banten, Asep Muhammad Romli menuturkan, dalam dialog kali ini mewadahi dari masing-masing umat beragama. Kemudian, akan dicari titik temunya dan dijaga bersama.
"Supaya masyarakat rukun dan damai. Itulah kerukunan yang harus kita pelihara," kata dia.
Disinggung menjelang tahun politik, pihaknya akan memberikan tuntutan kepada umat beragama, agar tidak terpancing dengan usaha-usaha pengadu dombaan melalui isu Sara yang terjadi belakang ini.
"Yang namanya politik itu untuk mencapai kekuasaan dengan berbagai segala cara. Oleh karena itu, kita memberikan panduan agar cara-cara yang di tempuh itu baik," tukasnya.[Mufin]