Jumat, 12 Agustus 2022

Terekam CCTV, Perbuatan Asusila Oknum Guru Ngaji Terungkap

Selasa, 12 Apr 2022 | 17:09 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kelakuan NA (48 tahun) guru ngaji yang satu menjijikan dengan memaksa murid perempuannya yang berusia 10 tahun saat belajar ngaji di rumahnya di Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Kasus asusila ini kemudian terungkap setelah perbuatan bejad tersangka NA terekam kamera CCTV. Akibat perbuatannya yang tidak waras ini, NA harus berurusan dengan polisi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang AKP Dedi Mirza mengatakan ulah guru ngaji bejad ini terekam CCTV yang terpasang di ruang tamu rumah korban dan diketahui orang tua korban.

"Tanggal 1 April 2022 sekitar pukul 22.00, orangtua korban melihat di CCTV dalam kamarnya, kalau anaknya yang sedang belajar ngaji dengan tersangka NF di ruang tamu, melihat kejanggalan. Tersangka NF terlihat sedang meraba raba korban," beber Kasatreskrim saat menggelar ekspose di Mapolres Serang, Selasa 12 April 2022.

Mengetahui anaknya diperlakukan tidak senonoh, kata Dedi Mirza, orang tua korban langsung keluar kamar dan menanyakan perbuatan yang baru saja dilakukan. Tersangka NA tidak dapat menjawab dan langsung diusir oleh tuan rumah.

"Saat korban ditanya oleh orang tuanya, ternyata korban sering mendapat perlakuan yang sama saat mengaji di rumah tersangka yang tinggal masih satu kampung dengan keluarga korban," terang Dedi Mirza didampingi Kasihumas Iptu Dedi Jumhaedi dan Kanit PPA Ipda Stefany Panggua.

Tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, orangtua korban melaporkan guru ngaji anak perempuannya itu ke Mapolres Serang. Setelah melakukan pelaporan, orangtua korban bersama masyarakat kemudian mengamankan tersangka di rumahnya.

"Ketika anggota Unit PPA ke lokasi pada 2 April 2022, tersangka NF sudah diamankan oleh masyarakat. Tersangka kemudian diserahkan kepada kami untuk diproses secara hukum," jelasnya.

AKP Dedi Mirza mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap korban, maupun tersangka NF, aksi pencabulan itu bukan pertama kali dilakukan.

"Pelaku mengaku lima kali melakukan perbuatan cabul terhadap korban, sejak Maret 2022 lalu. Kejadian pertama hingga keempat itu di Majelis Ta'lim, dan terakhir di rumah korban," katanya.

Dedi menambahkan hasil pemeriksaan tersangka NF melakukan pencabulan dengan cara korban dipaksa untuk memegang alat vital pelaku. "Untuk motifnya nafsu dan khilaf, memaksa korban melakukan perbuatan cabul," tambahnya.

Dedi menegaskan dalam kasus ini, tersangka NF akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara," tegasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Terekam CCTV, Perbuatan Asusila Oknum Guru Ngaji Terungkap
pemda

INILAH SERANG

71 dibaca
Perakit Mobil Odong-odong Ditetapkan sebagai Tersangka
94 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Tim Pertahankan 26 Ribu Hektare LSD
103 dibaca
BPS Jadikan Desa Kemanisan sebagai Desa Cantik 2022

HUKUM & KRIMINAL

71 dibaca
Perakit Mobil Odong-odong Ditetapkan sebagai Tersangka
150 dibaca
Pengamen Jalanan Nekat Jualan Sabu
153 dibaca
Personil Polres Serang Gerebeg Rumah Pengedar, 20 Paket Sabu Diamankan

POLITIK

139 dibaca
Wabup Serang Harap Anggota DPRD Hasil PAW Berikan Masukan Positif
189 dibaca
Pemprov Banten Siap Fasilitasi Pemilu 2024
484 dibaca
Andika Ingatkan Pembangunan Baitul Qur’an oleh Pemprov Banten Tahun Ini
Top