IBC, Lebak - Dalam rangka meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di Kabupaten Lebak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak menjalin kemitraan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Patayat NU diseluruh kecamatan. Sehingga, para pengurus MUI maupun Patayat NU, bisa membantu Pemkab untuk mensosialisasikan PHBS kepada seluruh masyarakat dimasing-masing kecamatan.
Kepala Dinkes Lebak, HM Sukirman, yang ditemui usai memberikan arahan kepada pengurus PHBS kepada pengurus MUI dan Patayat NU di Aula Sugri Rangkasbitung mengatakan, sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, mengamanatkan bahwa pembangunan kesehatan harus ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan hidup sehat masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya mayarakat. Untuk melaksanakan undang-undang tersebut, komitmen Pemkab dengan sungguh-sungguh telah menuangkan dalam rencana pembangunan kesehatan terpadu, dengan pembangunan sektor lainnya.
“Agar pembangunan kesehatan yang sedang dilakukan Pemkab Lebak, berjalan sesuai harapan, kami melalui Dinkes Lebak, memiliki keinginan besar bermitra dengan para ulama atau pemuka agama yang berada di MUI, serta dengan pengurus Patayat NU, agar kedua organisasi tersebut, dalam mensosialisasikan PHBS di Lebak,” tetang Sukirman, Selasa 24-Oktober-2017.
Menurutnya, perlu diketahui pada 2015 silam Dinkes sudah melaksanakan MoU dengan mitra kerjasama organisasi masyarakat seperti MUI, Patayat NU, Forum Silahturahmi Pondok Pesantren (FSPP), pramuka, serta ormas lainnya, dengan tujuan untuk membantu menyebarkan program Pemkab tentang PHBS kepada masyarakat.
“Kini kemitraan tersebut harus terus berjalan, agar seluruh masyarakat di Lebak, benar-benar bisa melakukan kebiasaan PHBS dimasing-masing lingkunganya,” harapnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) pada Dinkes Lebak, Sri Agustina menambahkan, masyarakat harus turut andil dalam menciptakan PHBS. Untuk itu, agar program tersebut berjalan sesuai harapan, maka Dinkes terus melakukan kemitran dengan MUI dan Patayat NU dari masing-masing kecamatan.
“Agar sosialisasi PHBS ini bisa disampaikan dengan benar, maka MUI dan Patayat NU, diberikan pembekalan tentang kesehatan oleh Dinkes Lebak,” kata Sri Agustina