Senin, 04 Juli 2022

Seorang Janda Warga Cilegon Nekad Jualan Tembako Gorila

Senin, 13 Sept 2021 | 13:44 WIB - Cilegon Hukum & Kriminal

lBC, Cilegon - Terbelit kebutuhan hidup, SH 50 tahun, janda warga Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon nekad jualan tembako gorila. Ironisnya, bisnis terlarang ini dilakukan bersama salah seorang anak yang kini berstatus DPO (daftar pencarian orang).

Tersangka SH ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon di rumahnya pada Jumat, 10 September 2021 sekitar pukul 19:00 WIB. Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti 3 kaleng biskuit berisi tembako gorila seberat 155 gram.

Selain itu turut diamankan tembako mole seberat 11,5 gram, 23 paket gorila, uang hasil penjualan Rp500 ribu, kartu ATM, satu bungkus plastik klip serta 1 buah handphone.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono menjelaskan penangkapan tersangka pengedar tembako gorila ini berawal dari informasi masyarakat. Berbekal dari informasi tersebut, Tim Satresnarkoba bergerak melakukan penyelidikan.

"Jumat sekitar pukul 19:00, Tim Satresnarkoba melakukan penggerebegan di rumah yang dicurigai dan berhasil mengamankan tersangka," terang Kapolres didampingi  Kasatresnarkoba AKP Shilton kepada wartawan pada Senin, 13 September 2021.

Dalam penggeledahan, lanjut Kapolres, petugas menemukan 3 kaleng biskut yang didalamnya berisi tembako gorila berbeda warna. Selain itu, juga ditemukan sejumlah barang bukti lainnya dari rumah tersangka.

"Untuk pemeriksaan, tersangka SH kemudian diamankan ke Mapolres Cilegon berikut barang buktinya," kata Sigit Haryono.

Sementara AKP Shilton menambahkan tersangka mengakui jika barang bukti yang diamankan petugas adalah miliknya. Menurut pengakuan janda 4 anak ini, tersangka mendapatkan tembako gorila dari seseorang melalui akun IG bonjovi dan akun dr happy pappy.

"Pembayaran dilakukan secara transfer, sedangkan pengambilan barang pesanan dilakukan oleh salah seorang anaknya berinisial BM yang kini masuk dalam daftar DPO. Agar mendapat keuntungan besar, tersangka mencampur dengan tembako mole dan diberi pewarna agar menarik," ungkap Shilton.

Setelah itu dikemas dengan berbagai paket mulai dari paket hingga besar. Untuk paket kecil berat 2,5 Gram seharga Rp200.000, paket berat 3,5 gram seharga Rp300.000, paket 5 gram seharga Rp400.000, dan paket berat 10 Gram seharga Rp700.000

Lebih lanjut dikatakan Shilton, bisnis haram ini diakui tersangka SH sudah berjalan 4 bulan dengan alasan untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam menjalankan roda bisnis nya, tersangka SH juga dibantu oleh anaknya.

"Adapun tersangka SH menjual tembako gorila juga bersama anaknya melalui akun instagram Zoneparty.gans," jelasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Seorang Janda Warga Cilegon Nekad Jualan Tembako Gorila

INILAH SERANG

90 dibaca
Sosialisakan Kinerja Kader Golkar, Andika Turun ke Dapil Kabupaten Serang
35 dibaca
TP PKK Fokus Bantu Pemkab Serang Turunkan Kasus Stunting
27 dibaca
Pemprov Banten Masuk Tiga Besar Persentase Realisasi APBD Tahun 2022

HUKUM & KRIMINAL

135 dibaca
Tim Polsek Carenang Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil Truk
121 dibaca
Personil Polsek Cikeusal Amankan Pelaku Curanmor dari Amukan Warga
119 dibaca
Beli Sabu, Pedagang Ikan Diringkus Satreskoba Polres Serang

POLITIK

90 dibaca
Sosialisakan Kinerja Kader Golkar, Andika Turun ke Dapil Kabupaten Serang
98 dibaca
Andika Sebut PK dan PL Ujung Tombak Kemenangan Golkar di Pemilu 2024
99 dibaca
Garap Pemenangan Pemilu 2024 Golkar di Jawa I, Andika Hazrumy Turun Gunung

PENDIDIKAN

112 dibaca
Hadiri Dies Natalies ke-2 UPG, Andika Sebut Pendidikan Kunci Kemajuan
123 dibaca
Bupati Serang Harap SMK Bismillah jaga Kualitas Kelulusan Siswa
Top