lB, Lebak – Ruas jalan nasional Pandeglang-Rangkasbitung-Cigeulung tepatnya di titik tanjakan Bang Arun kondisinya rusak. Dampaknya, kerap kali menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat.
Sebagai bentuk kekecewaan akibat kondisi tersebut, warga Kampung Bang Arum, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dengan cara menanami pohon pisang.
"Sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi jalan di tanjakan Bang Arum, kami terpaksa menanami pohon pisang di badan jalan,"kata Adra'i salah seorang warga kepada wartawan dilokasi pada Jumat, 2 Juni 2017.
Kata Adra'i, ruas jalan pada titik Tanjakan Bang Arum memang sudah beberapa kali diperbaiki. Namun, pihaknya memertanyakan meski sudah diperbaiki akan tetapi umurnya tidak bertahan lama. Jadi warga berasumsi jika pengerjaan jalan itu dilakukan asal-asalan.
"Sudah diperbaiki padahal, tapi ya rusak lagi. Kok bisa begitu ya? apa karena pekerjaannya asal asalan,"katanya.
Namun disayangkan, Satker Jalan Nasional Pandeglang-Rangksbitung-Cigeulung, Endang Mako saat akan dikonfirmasi belum bisa dimintai keterangannya karena tidak berada ditempat. Bahkan tak satupun pegawai berada dikantor yang terlihat kumuh dan kotor.
Dilain tempat, Entoy Saefudin, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak mengatakan, jika penanganan ruas jalan Pandeglang-Rangkasbitung-Cigeulung merupakan kewenangan pusat. Akan tetapi, kata dia, sepengetahuanya jalan tersebut sudah diperbaiki. Namun, jika jalan tersebut rusak kembali dirinya tidak bisa memberikan komentar.
"Kalau boleh menyarankan, pada ruas jalan tersebut yang harus diperbaiki adalah saluran drainase nya. Selama saluran drainase nya tidak diperbaiki ,maka jangan harap jalan tersebut bisa normal,"katanya.[Akew]