IBC, Lebak-Ruas jalan Rangkasbitung-Kolelet, sepanjang dua kilo meter yang mengalami rusak parah, ternyata akan diperbaiki tahun ini. Menurut pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, alokasi anggaran perbaikannya yang bersumber dari APBD Lebak 2018, nilainya Rp2,1 Milyar. Namun demikian, pelaksanannya belum bisa dilakukan bulan ini, karena perbaikan melalui penghotmikan tersebut, masih menunggu proses lelang kepada pihak rekanan.
Kepala DPUPR Lebak, Wawan Kuswanto kepada wartawan mengatakan, badan Jalan Rangkasbitung-Kolelet, yang kerusakannya sempat diprotes warga, memang sudah menjadi perhatian serius Pemkab Lebak. namun, karena alokasi anggarannya baru tersedia tahun ini, maka tahun ini pula perbaikannya baru bisa dilakukan.
“Mudah-mudahan, tender atau lelang proyek perbaikannya bisa berjalan cepat, sehingga kerusakan Jalan Rangkasbitung-Kolelet, sepanjang dua kilometer bisa segera ditangani pihak rekanan pemenang tender,”ujar Wawan Kuswanto, Senin 5-Maret-2018.
Ditambahkannya, selain Jalan Rangkasbitung-Kolelet, merupakan salah satu akses jalan yang menghubungkan Lebak dengan Kabupaten Serang. Untuk itu, agar jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut nyaman dilintasi, maka Pemkab akan selalu memperhatikan kondisinya.
“Pemkab sangat menginginkan agar Jalan Rangkasbitung-Kolelet ini dalam kondisi baik, sehingga ketika mengalami kerusakan, sudah pasti Pemkab akan memperhatikan perbaikannya,”katanya.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada DPUPR Lebak, Entoy Saepudin menambahkan, selain diperbaiki melalui penghotmikan, dengan biaya Rp2,1 Milyar, bidangnyapun kini melakukan perbaikan priodik dibeberapa titik dibadan Jalan Rangkasbitung-Kolelet, yang mengalami rusak ringan.
“Kami harap, masyarakat yang sempat memprotes kondisi Jalan Rangkasbitung-Kolelet, tetap bersabar, karena sekitar pertengahan April tahun ini, kami akan segera melakukan penghotmikannya, melalui pihak rekanan pemenang tender perbaikan jalan tersebut,”terang Entoy Saepudin.