IBC, Pandeglang - Sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang membiarkan jalan rusak, warga Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, mancing di badan jalan yang mirip kubangan lumpur.
Pasalnya, jalan menuju Taman Nasional Ujung Kulon kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab jalan tersebut sudah belasan tahun tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Alhasil jalan tersebut acap kali diguyur hujan layaknya menyerupai kubangan kerbau.
Aksi protes tersebut dilakukan oleh pemuda asal Sumur yang diunggap melalui akun media sosial (Medsos) Facebooknya, Jumri. Selain mengunggah tiga foto Jumri juga menuliskan sebuah postingan.
Dipostingan tersebut menurutnya, Jalan tersebut sudah tidak diperbaiki sejak terbentuknya provinsi Banten. Padahal Provinsi Banten sudah berusia 17 tahun memisahkan diri dari provinsi induknya, Jawa Barat.
"Sukur alhamdulilah dengan keadaan jalan yg seperti kolam, yg selalu di jaga kelestarianya oleh pemerintah ternyata ada ikannya, tidak sia-sia pemerintah tidak membangun jalan yg di namakan jalan taman nasional ujung kulon, kec sumur, kb pandeglang-Banten, dari merdeka y indonesia dan sampai terbentuk y provinsi banten alhamdulilah belum pernah di bangun. Jadi ieu mah manggang lauk," tulis Jumri dalam akun facebook, Senin 13-November 2017.
Dari postingan Jumri mendapatkan beragam tanggapan dari pengguna facebook lainya. Misalnya pemilik akun, Haetami Ahmad. Menurutnya jika hasil tangkapan ikan yang diperoleh Jumri sudah banyak. Ia mengajak Pemkab Padeglang bersama jajaranya bacakan.
"Semangat bro, lanjutkan ! Nanti kalau udah banyak ikannya, kita bacakan sama para pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang ..... Biar merasakan betapa nikmatnya panggang ikan di kolam yg digunakan warga untuk lalu-lalang dan beraktivitas,"tulis Haetami yang tak lupa menyertakan akun facebook milik Pemkab Pandeglang