lB, Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendirikan Posko 24 jam pada arus mudik Ramadan Tahun 2017 ini. Posko tersebut tersebar diseluruh Puskesmas yang ada di Lebak yang mencapai 42 puskesmas dan disejumlah titik arus mudik, dengan menerjunkan sedikitnya 700 tenaga medis dan 29 dokter.
"Posko sudah mulai intensif pada H-7 jelang hari raya Idul Fitri smpai dengan H+7 bulan sawal atau arus balik," kata Sukirman, kepada wartawan pada Kamis, 22 Juni 2017.
Dikatakan dia, bahwa pendirian Posko ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar atau para pemudik mengontrol kesehatannya. Untuk posko pendirian di titik arus mudik akan bekerjasama dengan Dishub, BPBD dan Polres yang dinamakan posko bersama arus mudik ramadniya 2017. Sedangkan sebanyak 42 puskesmas yang tersebar diseluruh kecamatan akan menjadi posko Lebaran dengan petugas lengkap hingga 24 jam.
"Posko ini juga nantinya untuk mengantisipasi jika terjadi kejadian luar biasa yang dapat menipa masyarakat dimanapun dan kapan saja," ujarnya.
Lanjutnya, untuk itu di bulan Ramadan pada arus mudik sampai arus balik, para petugas medis baik yang bertugas di Puskesmas, RS atau Dinkes tidak libur dan liburnya akan diatur kemudian, tanpa menghilangkan haknya sebagai PNS atau pegawai untuk berlibur.
"Kita akan atur nanti liburnya, tanpa menghilangkan hak libur mereka yakni dengan cara bergantian," terang Dirut RSUD Adjidarmo.
Koordinator Posko Lebaran Dinkes Lebak, dr Dani Ramdani menyatakan, seluruh posko lebaran secara inten akan melaporkan kegiatannya langsung kepada dinkes yang dikoordinator dirinya.
"Untuk posko diluar puskesmas yakni posko bersama, hari ini (kemarin-red) sarana kesehatan mulai ditata dan kami harap keberadaan posko kesehatan ini dapat membantu masyarakat khususnya para pemudik," tutur Dani. [Akew]