lB, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Asisten Daerah ll Bidang Pembangunan, Budi Santoso, meminta seluruh elemen masyarakat agar tidak lagi melakukan penggalangan dana bagi warga baduy dalam korban bencana kebakaran. Mengingat, stok bantuan untuk warga Baduy di Kampung Cisaban sudah dalam kategori aman bahkan berlimpah.
Imbauan tersebut dikarenakan beberapa faktor diantaranya menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Selain itu saat ini, warga Baduy diharapkan sudah bisa menjalankan aktifitasnya sehari hari tanpa harus diusik oleh hiruk pikuk yang berasal dari luar yang ingin melihat serta mendonasikan bantuan.
“Kami rasa cukup. Saat ini biarlah masyarakat baduy menjalankan kehidupannya sehari-hari dengan normal,”kata Budi kemarin.
Dikatakan Budi, bantuan untuk warga Baduy tersebut saat ini tergolong melimpah. Sebab, bantuan yang masuk dari berbagai pihak telah mencukupi seluruh kebutuhan warga mulai dari membangun kembali rumah sampai dengan biaya kehidupan sehari hari.
Terlebih, sebut dia, kemarin datang bantuan dari Mentri Sosial RI Khofifah Indar Parawansah yang menyumbang sekitar Rp 2.471.520.000, dengan rincian untuk bangunan rumah Rp2.075.000.000, jaminan hidup Rp328.500.000 dan logistic Rp68.020.000. Jumlah sangat cukup apalagi ditambah dengan bantuan yang berasal dari Pemda Lebak, Dinsos Banten, BNPB Pusat, Bank Banten, BI Perwakilan Serang
“Sangat cukup sekali, belum lagi stok logistic kebencanaan yang masih ada di BPBD Lebak. Saya rasa kami pemerintah daerah mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah membantu korban kebakaran di Baduy luar,”kata Budi yang juga Koordinator Penanggulangan Bencana Kabupaten Lebak.
Cepatnya penanganan bencana kebakaran di Kampung Cisaban Baduy luar oleh pemerintah daerah mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, diantara mereka mengaku salut dengan penanganan yang dilakukan oleh tim tanggap darurat penanganan kebencanaan Kabupaten Lebak.
“Terima kasih buat Pemda Lebak, Mentri Sosial atas penanganan bencana kebakaran di daerah Baduy luar,” ucap Unro Al-Juhri, salah seorang tokoh pemuda Lebak.
Telah terjadi Kebakaran Di Kampung Babakan Cisaban II Desa Kadu Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak pada Selasa, 23 Mei 2017 yang mengakibatkan 79 rumah hangus terbakar.
Dalam peristiwa kebakaran yang melanda kampung yang diisi sekitar 105 KK tersebut , seorang warga bernama Daipan (50 tahun) mengalami luka bakar ringan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar sekitar Pukul 19.30 WIB. Api diduga berasal dari tungku pengolahan Gula aren salah satu Warga .
"Kejadiannya Dari jam 19.30 sampe jam 22.00 WIB kang," kata Antiwin, tokoh Masyarakat Baduy.[Akew]